Jl Denpasar Bali +62852-3151-8600 ali_ozi@yahoo.com

Menang Lawan Karangasem, Voli Indoor Putri Jembrana Puas Raih Urutan Ketiga dalam Porprov Bali XIV 2019

19 September 2019 By Admin
img-20190919-wa0033.jpg

Tabanan - Dalam laga perebutan juara ketiga Cabor Voli Indoor Putri Jembrana berhasil mengalahkan Karangasem di GOR Debes Baru, Tabanan. Sontak, Jembrana pun berhasil menyabet medali perunggu dalam Porprov Bali XIV 2019 ini.

 

"Ya kalau saya selalu bersyukur ya, selalu dapat kesempatan ikut. Ya walaupun belum pernah satu lah (juara) gitu. Ya seenggaknya bangga lah (bisa) membanggakan Jembrana," ujar Alit, salah satu atlet Voli Indoor Kontingen Jembrana, hari ini (19/7).

 

Hal itu juga diamini oleh rekan setimnya, Gek Tri. Walaupun belum pernah sekalipun mendapat emas, tapi ia selalu bersyukur bahwa timnya tidak pernah pulang dengan membawa tangan kosong.

 

"Sama juga bersyukur. Setiap kali kita ikut, astungkara kita tidak pernah tangan kosong. Pasti dapet medali," ujar Gek Tri.

 

Gek Tri juga menuturkan, bahwa dirinya sudah kali keempat mengikuti gelaran Porprov Bali XIV 2019 ini. Dan dari keempat kali itulah, timnya sama sekali masih belum mampu meraih emas.

 

"Perak perunggu itu aja, belum pernah emas," tambahnya, yang diamini Alit.

 

Mengenai kehidupan diluar Voli Indoor ini, mereka berdua mengaku bahwa tidak terganggu dengan adanya Porprov Bali XIV 2019 ini. Pasalnya, Alit sendiri telah selesai kuliah di Politeknik Negeri Bali, dan hanya menunggu wisuda. 

 

Sementara Gek Tri sebagai mahasiswa baru di Universitas Mahasaraswati dan bekerja di salah satu Koperasi di Denpasar, mengaku telah mengantongi izin dari tempat kerjanya. Sebagai mahasiswi baru, kegiatan belajar mengajar di kampusnya pun baru akan dimulai tepat setelah Porprov Bali XIV 2019 ini usai.

 

Kini, setelah pulang dengan meraih medali perunggu dalam Porprov Bali XIV 2019 ini, mereka berdua berharap agar generasi muda Voli Indoor di Jembrana 

 

"Semoga adik-adik di Porprov yang akan datang bisa mendapat emas. Astungkara semoga ada bibit-bibit (juara) lah," tutup mereka. (iya/da)