Jl Denpasar Bali +62852-3151-8600 ali_ozi@yahoo.com

Cabor Bulu Tangkis Porprov Bali XIV 2019 Usai, Ini Kata Ketua PBSI Bali

17 September 2019 By Admin
img-20190914-wa0002.jpg

Tabanan - Tak heran lagi jika pertandingan cabor bulutangkis yang di gelar di GOR Dewarra penuh dengan teriakan antusias penonton dan suporter. Hal ini di sebabkan karena bulutangkis sendiri adalah cabang olahraga yang paling cukup di kenal dan di minati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. 

 

Pak Nurwijaya sendiri yang semenjak tahun ini di lantik sebagai ketua umum PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) tingkat Provinsi Bali. Setelah sebelumnya 3 periode menjabat sebagai wakil ketua umum PBSI Bali sekaligus merangkap 4 periode sebagai ketua umum PBSI tingkat kabupaten Bangli selama 14 tahun.

 

Beliau menyatakan memiliki harapan yang besar kepada para atlit bulutangkis Bali. Sehingga beliau menghadiri langsung pertandingan cabor bulutangkis kali ini guna ingin mengetahui sejauh mana potensi yang dimiliki para atlit bulutangkis Bali. 

 

"Perkembangan bulutangkis Bali harus maju memang. Jangan hanya bisa juara tingkat provinsi saja. Kita juga harus bisa juara nasional. Di PON juga harus berprestasi. Pra PON tahun ini di Papua kita harus lolos. Agar 2020 bisa menorehkan prestasi di PON Papua. Di kejuaraan internasional juga. Itu adalah challenge bagi kita. Saya harap ada pemain atlit bulutangkis Bali yang dapat berkiprah di ranah internasional," ujar Pak Nurwijaya selaku ketua umum PBSI Bali 2019, hari ini (17/9).

 

Beliau cukup yakin tentang prestasi-prestasi yang akan di raih para atlit bulutangkis Bali, karena menurut pendapat beliau perkembangan olahraga bulutangkis Bali dari tahun ke tahun sudah semakin membaik. 

 

"Perkembangan bulutangkis Bali cukup baik. Dari periode 16 tahun itu. Kalau dulu kan seperti kabupaten Bangli, Klungkung dan Karangasem (wilayah timur)  dulu belum bisa ikut serta. Tapi syukur sekarang sudah bisa". Tambah pak. Nurwijaya. 

 

Untuk menaikkan kualitas para atlit sendiri, Pak Nurwijaya telah menyusun beberapa strategi. Seperti menyemarakkan even-even dan lomba-lomba bulutangkis untuk menarik perhatian masyarakat dan mencari para atlit muda berbakat. 

 

Beliau juga berencana membuat club latihan bulutangkis dan membangkitkan kembali Platda / Platprov bagi para atlit bulutangkis Bali agar lebih siap menghadapi event-event bulutangkis yang lebih besar dan menorehkan prestasi yang lebih membanggakan, sehingga dapat mengharumkan nama Provinsi Bali di ranah luar. (iya)